Category: Opinion
-

Thee Kian Wie dan Sejarah Perekonomian Indonesia
Bagi para sarjana yang mempelajari sejarah Indonesia, khususnya di bidang sejarah perekonomian, nama Thee Kian Wie (戴建偉) bukanlah nama yang asing. Pria yang akrab dipanggil dengan sebutan Pak Thee itu merupakan seorang sarjana di bidang perekonomian Indonesia dengan kekhususan pada sejarah ekonomi Indonesia yang sangat dihormati kepakarannya.
-

How China Woos ASEAN’s Chairman to Exert Its Influence in the Region
China’s engagement with the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) can be traced back to the last decade of the twentieth century.
-

Laut China Selatan dan Ambisi Maritim Beijing di Abad 21
Melalui upacara dan parade militer besar-besaran pada 3 September 2025, China memperingati 80 tahun hari kemenangan perang melawan Jepang pada Perang Dunia II.
-

ASEAN dan Ketegangan China—Filipina di Laut China Selatan
Dua kapal milik China bertabrakan saat berupaya mengejar kapal Penjaga Pantai Filipina (Philippine Coast Guard/PCG) di dekat Beting Scarborough, Laut China Selatan (LCS).
-

KEHADIRAN CHINA DI LAUT NATUNA UTARA DAN PERAN COAST GUARD
Laut Natuna Utara telah menjadi sorotan akibat peningkatan ketegangan di Laut China Selatan. Ketegangan ini berakar dari klaim sepihak China terhadap hampir 90% wilayah Laut China Selatan yang dikenal dengan 10-dashed line (sepuluh garis putus-putus atau 10DL). Salah satu negara yang bersengketa, Filipina, sempat menggugat klaim China tersebut ke Mahkamah Arbitrase Internasional (Permanent Court of…
-

Sekali Lagi tentang Pekerja Migran asal Tiongkok di Indonesia
Dalam dua dasawarsa terakhir, hubungan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok menjadi semakin dekat, khususnya dalam ranah ekonomi. Kedua negara telah menandatangani perjanjian “kemitraan strategis” pada tahun 2005, yang diperluas dengan perjanjian “kemitraan strategis komprehensif” pada tahun 2013. Sejak itu, baik volume perdagangan maupun aliran investasi dari Tiongkok ke Indonesia meningkat sangat tajam.
-

China dan Malaysia: Kawan atau Lawan?
China dan Malaysia: Kawan atau Lawan? Pada 19-22 September 2024, Sultan Ibrahim Iskandar, dalam kapasitasnya sebagai kepala negara Malaysia, melakukan lawatan resmi ke Beijing untuk bertemu koleganya, Presiden Xi Jinping. Lawatan tersebut sekaligus memperingati Tahun Emas atau 50 Tahun Hubungan Diplomatik China-Malaysia. Pada tahun 1974, Malaysia menjadi negara pertama dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association…
-

Monumen Perjuangan Laskar Tionghoa–Jawa: Simbol Solidaritas Antar-etnis di Lasem
Pada 20 April 2025, Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha, didampingi oleh Bupati Rembang Harno, meresmikan Monumen Perjuangan Laskar Tionghoa dan Jawa Melawan VOC di halaman Klenteng Cu An Kiong, Desa Soditan, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.[i] Acara ini merupakan rangkaian kirab kimsin (patung dewa/dewi) untuk memperingati hari ulang tahun Makco, yaitu dewi…
-

China dan Amerika Latin: Jauh di Mata, Dekat di Hati
Pada 13 Mei 2025, Presiden China Xi Jinping menghadiri upacara pembukaan Konferensi Tingkat Menteri ke-4 Forum Komunitas China-Amerika Latin dan Karibia (CELAC Forum) di Beijing
-

Dinamika Hubungan China–Malaysia: Dari Durian, Kereta Api, Hingga Sengketa Maritim
Pada 7 November 2024, Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Balai Agung Rakyat, Beijing. Sebagaimana dilansir situs resmi pemerintah pusat Republik Rakyat China, dalam pertemuan itu, Xi menekankan bahwa China dan Malaysia bukan sekadar tetangga baik di seberang lautan, tetapi juga sahabat baik yang sepemikiran, dan mitra yang siap…