Category: Opinion
-

Gus Dur Dan Chindo: Don’t Sweat Small Stuff
Tak ada perdebatan paling alot mengenai penyebutan suatu etnis dibanding apa yang dialami oleh kelompok etnis Tionghoa. Percakapan mengenai bagaimana sebaiknya etnis ini disebut, juga dinamai, tak hanya terjadi di level sosio kultural, tapi bahkan mengalami formalisasi dalam perundangan dan keputusan Presiden. Situasi tak stabil sejak dari penamaan ini menyebabkan kondisi tak nyaman, rasa rentan…
-

Memorabilia Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Dalam Sepiring Rujak Pare-Kecombrang
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Peristiwa Mei 1998 menemukan bahwa selama peristiwa kekerasan terhadap etnis Tionghoa antara 13-15 Mei terdapat pemerkosaan terhadap perempuan dan anak-anak Tionghoa.
-

Kisah Para “Kartini” Berbaju Cheongsam : Dari Ny. Lie Tjan Tjoen Hingga Grace Natalie
Meskipun Hari Kartini, yang perayaannya jatuh pada tanggal 21 April, ditetapkan berdasarkan hari lahir seorang Raden Ajeng Kartini, pahlawan kemajuan wanita asal Jepara yang hidup di penghujung abad ke 19, hari tersebut tak hanya dimaknai sebagai peringatan atas peran R.A Kartini semata. Lebih dari itu, Hari Kartini seringkali dimaknai sebagai momentum untuk mengenang dan mereflesikan…
-

Tionghoa dan Pembangunan Bangsa di Era Reformasi
Lebih dari satu dasawarsa yang lampau, saat mengerjakan kerja lapangan di Surabaya, penulis berkesempatan menghadiri sebuah perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh orang-orang Tionghoa di Kota Pahlawan itu. Acara tersebut dimeriahkan oleh paduan suara para wanita Tionghoa, yang dengan berkebaya, menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan merdu dan lantang. Beberapa bulan kemudian, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)…
-

Loyalitas Tionghoa, Isu Lama Yang Belum Terselesaikan
Beberapa tahun berselang, dalam sebuah pertemuan makan siang, seorang mantan diplomat senior menceritakan pengalamannya mendampingi para pejabat tinggi negara kita mengunjungi Republik Rakyat China. Dalam rombongan tersebut, terdapat pula perwakilan dari komunitas bisnis di Indonesia, termasuk di dalamnya para pengusaha etnik Tionghoa. Dalam kunjungan tersebut, delegasi Indonesia menggagas diadakannya pertemuan dengan para pejabat negara tuan…
-

Tentang Istilah Antara “Cina, China, Tiongkok, Tionghoa dan Cungkuo”
Ada semacam kerepotan yang kita hadapi baik pada pergaulan sehari-hari, menulis, percakapan formal dan informal, maupun pada waktu menyampaikan paparan atau pidato resmi atau tak resmi. Itulah kata atau istilah yang mengacu pada sebutan untuk Tiongkok sebagai negeri dan etnis Tionghoa sebagai salah satu kelompok etnis di negeri kita. Soal itu tampaknya sederhana, tapi ternyata…
-

“Kopitiam“, Warisan Budaya Perbatasan Asia Tenggara
Studi mengenai fenomena kopitiam oleh peneliti Indonesia masih sangat jarang. Ada sebuah aspek budaya Tionghoa yang menyerbu berbagai kota di Indonesia. Apakah itu? Jawabannya adalah kopitiam, sejenis kedai yang utamanya menyajikan kopi dan berbagai minuman lainnya. Sebelum abad ke-21, kedai jenis ini kebanyakan hanya dijumpai di Malaysia, Singapura, dan wilayah kepulauan sebelah timur Sumatera. Namun,…