Author: Junianti Hutabarat
-

Ada Tionghoa Dalam dan di Sekitar Peristiwa Sumpah Pemuda
Pada tanggal 28 Oktober 2022 yang lalu, kita, bangsa Indonesia merayakan peringatan 94 tahun Hari Sumpah Pemuda. Peristiwa sejarah yang menjadi salah satu tonggak terpenting bagi kelahiran bangsa Indonesia itu berlangsung pada pelaksanaan Kongres Pemuda, 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda yang dihasilkan oleh kongres tersebut telah menjadi ikrar pembentukan identitas nation kolektif Hindia Belanda saat…
-

Problem Penuaan Penduduk di China: Warisan Sejarah Yang Belum Tuntas
Di balik gegap gempita kebangkitan China sebagai raksasa baru ekonomi dunia dari Asia, China memiliki sejumlah persoalan sosial. Di antara persoalan-persoalan itu adalah isu terkait hak asasi manusia, kebebasan berekspresi dan berpendapat, krisis iklim dalam bentuk bencana gelombang panas, serta persoalan dalam aspek demografi. Tayangan video dokumenter berjudul Is China Ready To Be Old? dari…
-

Politik Kewargaan dan Etnis Tionghoa Pasca-Reformasi 1998
Pada tulisan berjudul “Strategi Tionghoa Indonesia dalam Melawan Diskriminasi dan Stigma Pasca-Reformasi 1998” penulis menyampaikan pandangan bahwa sterotipe dan prasangka-prasangka terhadap etnis Tionghoa adalah persoalan yang upaya penanganannya masih belum selesai. Belum tuntasnya persoalan terkait prasangka dan stigma ini penting untuk dicermati karena selain berpotensi menjadi sumber konflik laten dan prasangka, hal tersebut juga merupakan…
-

Strategi Tionghoa Indonesia dalam Melawan Diskriminasi dan Stigma Pasca-Reformasi 1998
Sebagai sebuah kelompok etnis minoritas di Indonesia, etnis Tionghoa telah mengalami berbagai bentuk diskriminasi sejak zaman kolonial hingga Indonesia berada di era Orde Baru. Pada masa yang belakangan itu, etnis Tionghoa didorong untuk memusatkan perhatian mereka pada aktivitas perdagangan semata. Konsentrasi pada dunia bisnis pada gilirannya melanggengkan pelbagai stereotipe yang pernah ada tentang komunitas ini.…
-

Siauw Giok Tjhan dan Perjuangan Kesetaraan
“Jas merah, Jangan sekali-kali melupakan sejarah,” demikian bunyi salah satu kalimat Bung Karno yang sangat populer. Namun untuk mengingat sejarah, perlu pula bagi kita mengingat para pelakunya. Untuk tujuan itulah artikel ini hadir di hadapan para pembaca. Artikel ini mencoba mengulas kembali sosok tokoh besar dan berpengaruh, serta pahlawan dari kalangan etnis Tionghoa yang nyaris…
-

AS, Taiwan dan Kebijakan Satu Tiongkok
Kunjungan Nancy Pelosi, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS), ke Taiwan pada awal Agustus lalu, dapat dianggap sebagai sebuah peristiwa yang menggegerkan seantero dunia. Betapa tidak, kunjungan Pelosi tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), khususnya terkait isu mengenai Taiwan. Beberapa hari sebelum kedatangan Pelosi, RRT telah menyatakan…
-

Etnis Tionghoa Kepulauan Riau: di antara Lokalitas dan Interlokalitas
Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Ikatan Tionghoa Muda (ITM) menjalin sebuah kerja sama dengan Dinas Pariwisata Kepulauan Riau. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak menyelenggarakan festival kebudayaan Tionghoa Tanjung Pinang. Peristiwa di atas menarik untuk diperhatikan mengingat festival yang diselenggarakan melalui kerja sama tersebut tidak hanya menampilkan perayaan atraksi kebudayaan etnis Tionghoa belaka, namun…
-

Memorabilia Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Dalam Sepiring Rujak Pare-Kecombrang
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Peristiwa Mei 1998 menemukan bahwa selama peristiwa kekerasan terhadap etnis Tionghoa antara 13-15 Mei terdapat pemerkosaan terhadap perempuan dan anak-anak Tionghoa.
-

Kisah Para “Kartini” Berbaju Cheongsam : Dari Ny. Lie Tjan Tjoen Hingga Grace Natalie
Meskipun Hari Kartini, yang perayaannya jatuh pada tanggal 21 April, ditetapkan berdasarkan hari lahir seorang Raden Ajeng Kartini, pahlawan kemajuan wanita asal Jepara yang hidup di penghujung abad ke 19, hari tersebut tak hanya dimaknai sebagai peringatan atas peran R.A Kartini semata. Lebih dari itu, Hari Kartini seringkali dimaknai sebagai momentum untuk mengenang dan mereflesikan…
